Senin, 26 Juli 2010

Way Rarem Taman Wisata Ikan Air Tawar (Lampung Utara)


Bendungan Way Rarem di Kecamatan Abungpekurun yang merupakan bendungan pertama di Lampung, akan menjadi andalan bagi Kabupaten Lampung Utara guna menarik wisatawan lokal maupun manca negera. Itu karena bendungan yang lebih dari 20 tahun itu, saat ini tengah di promosikan sebagai Taman Wisata dan tempat Budidaya Ikan Tawar.


Pemerintah Lamung Utara dalam memperkenalkan atau mempromosikan wisata tersebut, dilakukan baik dengan cara pameran wisata maupun dari bidang lainnya yaitu olahraga. Sebagai langkah awal pemerintah setempat dalam mengkobinsasikan wisata dan olahraga, dengan menggelar pelantikan kepengurusan KONI setempat di lokasi wisata Bendungan Way Rarem pada, Senin (10/5) lalu.

Langkah tersebut disambut baik oleh Gubernur Lampung yang juga Ketua Umum KONI Lampung Sjachroedin ZP, orang nomor satu di Say Bumi Rua Juray itu berjanji akan menggelar kegiatan-kegiatan tingkat provinsi, seperti kegiatan kepemudaan dan wisata daerah lainnya.”Tolong cacat ya usai agenda ini kita akan laksanakan kegiatan besar seperti kemah pramuka atau kemah kerja anggota KONI tingkat Provinsi Lampung tentunya dalam Tahun 2010 ini,” katanya saat melantik kepengurusan KONI setempat.

Lebih lanjut Sjachroedin menambahkan, selain membantu perkembangan Kabuapten wisata itu juga akan berdampak positif bagi masyarakat sekitarnya, sehingga membantu pemerintahan dalam memberantas kemiskinan dan pengangguran, karena dapat menciptakan penghasilan baru atau pekerjaan, selain itu silaturahmi bisa terjaga serta dampak positif terhadap kemajuan suatu daerah.

Sementara Bupati Lampung Utara Drs Hi Zainal Abidin MM mengatakan, pelantikan Kepengurusan KONI Kabupaten Lampung Utara dilaksanakan di Taman Wisata Wayrarem, sebagai upaya untuk mempromosikan dan memperkenalkan kembali potensi wisata alam dan perikanan ait tawar. ”Bahwa di Bendungan Wayrarem terdapat potensi wisata alam dan budidaya ikan air tawar, dimana budidaya ikan itu menggunakan Keramba Apung,” tegasnya. (LE-6)

Hal itu membuat Gubernur Lampung Drs. Hi. Sjachroedin ZP berjanji akan melaksanakan kegiatan-kegiatan besar sebagai upaya ikut serta mempromosikan aset wisata itu kepada masyarakat lampung Sjahroedin di sela-sela sambutannya saat pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Utara di Taman Wisata Wayrarem, Senin (10/5).

Dikatakan, sehingga masyarakat setempat dapat menikmati imbas dari adanya kegiatan itu. Selain menguntungkan masyarakat setempat

Sjachroedin mengharapkan, agar masyarakat dapat menjaga dan merawat keberadaan bendungan itu salah satunya dengan tidak membuang sampah di bendungan itu dan menanami pepohonan yang dapat menghasilkan.”Saya titip pesan jangan buang sampah di dalam bendungan serta tanami bendungan ini dengan pepohonan yang dapat menghasilkan,” lanjutnya.

Hal itu membuat Gubernur Lampung Drs. Hi. Sjachroedin ZP berjanji akan melaksanakan kegiatan-kegiatan besar sebagai upaya ikut serta mempromosikan aset wisata itu kepada masyarakat lampung.”Tolong cacat ya usai agenda ini kita akan laksanakan kegiatan besar seperti kemah pramuka atau kemah kerja anggota KONI tingkat Provinsi Lampung tentunya dalam Tahun 2010 ini,” ujar Sjahroedin di sela-sela sambutannya saat pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Utara di Taman Wisata Wayrarem, Senin (10/5).

Dikatakan, sehingga masyarakat setempat dapat menikmati imbas dari adanya kegiatan itu. Selain menguntungkan masyarakat setempat karena dapat menciptakan penghasilan baru juga dapat menciptakan silaturahmi dan kegiatan semacam itu dapat berimbas positif terhadap kemajuan suatu daerah.

Terkait dengan pelantikan kepengurusan KONI Kabupaten Lampung Utara, Gubernur mengatakan, KONI merupakan mitra pemerintah untuk melaksanakan kepemimpinan khususnya dalam bidang pembinaan-pembinaan atlit-atlit yang ada di Kabupaten Lampung Utara.”Terkait dengan anggaran untuk pelaksanaan Anggaran tentunya KONI memiliki bagian tersendiri untuk mengawasi anggaran yang digunakan KONI,” kata dia seraya mengatakan KONI harus mampu memfungsikan seluruh strukturnya dalam melakukan pembinaan cabang-cabang olahraga yang ada dalam naungannya.

Dilanjutkan, sehingga saat ada event-event yang pertandingan baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat. KONI tinggal mengirimkan peserta yang merupakan binaannya, sehingga tidak ada yang namanya atlit dadakan.Karena ada kegiatan besar dilakukan pembinaan secara mendadak bahkan banyak terjadi pembelian pemain dari luar untuk ikut pertandingan lokal.” Lebih baik memberdayakan potensi lokal dibanding harus membeli pemain dari luar untuk tujuan mencari nama baik,” terangnya.

Sjachroedin mengharapkan, agar masyarakat dapat menjaga dan merawat keberadaan bendungan itu salah satunya dengan tidak membuang sampah di bendungan itu dan menanami pepohonan yang dapat menghasilkan.”Saya titip pesan jangan buang sampah di dalam bendungan serta tanami bendungan ini dengan pepohonan yang dapat menghasilkan,” lanjutnya.

Bupati Lampung Utara selaku Ketua KONI Kabupaten Lampung Utara Drs. Hi. Zainal Abidin, MM mengatakan, pelantikan Kepengurusan KONI Kabupaten Lampung Utara dilaksanakan di Taman Wisata Wayrarem sebagai upaya untuk mempromosikan dan memperkenalkan kembali potensi wisata alam dan perikanan ait tawar.”Bahwa di Bendungan wayrarem terdapat potensi wisata alam dan budidaya ikan air tawar dengan menggunakan Keramba Apung (Kerapung, red),” jelasnya.

Dalam pelantikan tersebut, Paryadi menjabat sebagai ketua I, dan ketua II dijabat oleh Azwar Yazid, sedangkan sekretaris diberikan mendat pada Drs Effendy. (DA-Lutfan)


Sumber :
http://www.lampung-news.com/article/SeniBudaya/8815/
12 Mei 2010


Sumber Gambar:
http://adex-itong.blogspot.com/2010/01/dokumentasi-muslim-adventure.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar